Setelah menentukan jalan dan membuat rencana kita tidak akan pernah bisa mengatur ketentuan-ketentuan di luar ikhitar manusia. Takdir, keadaan yang semestinya terjadi meskipun sudah berupaya sebaik-baiknya memetakan tujuan dan mengestimasi waktu tiba.
Ada batasan wajar sebagai manusia untuk mengendalikan diri. Termasuk ketika terjebak dalam lingkungan yang membatasi ruang gerakmu untuk tumbuh. Keadaan-keadaan yang membuatmu sesak karena tidak sesuai dengan nilai-nilai yang kamu yakini.
Tetapi, seperti nasihat lama. Roda kehidupan terus berjalan dan setelah melalui masa-masa itu aku baru berani menuliskan ingatan yang cukup untuk membuatku belajar banyak tentang hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan manusia kepada manusia lainnya.
Ada kalanya, walaupun aku berharap kamu tidak mengalami ini dalam proses bertumbuhmu, kamu akan menemui ternyata manusia bisa sangat berbeda saat di depan dan di belakangmu. Ada saatnya, bahkan saat kamu ingin menutup telinga dan menjauhi segala prasangka buruk. Tuhan mendorong banyak petunjuk berdiri di depan kita sebagai 'alarm' untuk berhati-hati. Dan realita, tidak selalu manis. Setidaknya tidak semanis pikiran naif ku bahwa orang-orang membalas ketulusan dengan ketulusan yang setara. Tidak. Setiap manusia punya nilainya sendiri dan aku tidak berhak memaksakan perspektif nilaiku pada manusia lain.
Sekarang, apa pelajaran paling berkesan dalam perjalanan di lingkungan yang berat itu? Belajar memperkuat filter diri. Seperti saat aku memilih buku untuk dibaca, aku memperhatikan siapa penulisnya dan seperti apa orangnya. Karena dengan membaca tulisannya, aku telah membiarkan isi pikirannya mempengaruhi pikiranku secara sadar ataupun tidak. Nilai-nilai dalam tulisannya akan masuk dalam pikiranku dan bisa jadi ku gunakan.
Begitu juga dengan 'penilaian' seorang manusia yang berniat 'memberikan nasihat'. Tunggu dulu, jika kamu memiliki setitik kenaifan sepertiku yang berpikiran bahwa nasihat adalah bentuk keperdulian orang lain pada diri kita. Tidak selamanya begitu. Manusia itu unik sekali...
Mereka bisa memiliki tujuan-tujuannya sendiri dengan menggerakan manusia lain secara tidak manusiawi namun bersikap seolah paling manusiawi. Aku tidak menulis kalimat ini dalam kemarahan atau ancaman dan hal negatif lainnya. Aku bermaksud memberikan 'alarm' jika kamu merasa penilaian orang lain itu tidak sesuai dengan apa yang kamu yakini tentang dirimu sendiri. Bahkan setelah kamu meminta pendapat orang kepercayaanmu yang lain untuk membantumu menilai dirimu. Maka hindari penilaiannya untuk masuk ke dalam pikiranmu.
Apa itu filter diri? Aku mengartikan filter diri sebagai batasan tentang hal-hal yang bisa mempengaruhimu. Bisa jadi dari apa yang kamu lihat dan dengar setiap hari, apa yang kamu lakukan dan lingkungan tempatmu berada.
No comments:
Post a Comment